Kurikulum SMK ISTEK Tegal
Struktur dan Alokasi Waktu Pembelajaran
Berkarakter, Kompeten, Adaptif, Siap Berkarya.
Struktur Kurikulum SMK
Kurikulum SMK disusun untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja serta kebutuhan pendidikan lanjutan.
Struktur kurikulum terdiri atas kelompok mata pelajaran umum dan kelompok mata pelajaran kejuruan, yang dilengkapi dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, pengembangan karakter dan budaya kerja, serta muatan lokal.
Kelompok Kurikulum
Kelompok Umum
Kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh sesuai fase perkembangannya, memiliki norma kehidupan sebagai individu maupun anggota masyarakat, serta sebagai warga negara Indonesia dan warga dunia.
Kelompok Kejuruan
Kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai perkembangan dunia kerja serta ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.
Penguatan Karakter
Kegiatan penguatan Profil Pelajar Pancasila, pengembangan karakter, dan budaya kerja yang dilaksanakan di luar kegiatan intrakurikuler.
Muatan Lokal
Muatan pembelajaran yang menjadi bagian dari struktur kurikulum sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan satuan pendidikan.
Alokasi Waktu Mata Pelajaran
Struktur kurikulum SMK memuat alokasi waktu pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada Kelas X, XI, dan XII. Alokasi waktu dinyatakan dalam jumlah Jam Pelajaran (JP) per tahun dan angka dalam tanda kurung menunjukkan alokasi jam pelajaran per minggu.
| Kelompok | Mata Pelajaran | Kelas X | Kelas XI | Kelas XII |
|---|---|---|---|---|
| Umum | Pendidikan Agama dan Budi Pekerti | 108 JP (3) | 108 JP (3) | 54 JP (3) |
| Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan | 72 JP (2) | 72 JP (2) | 36 JP (2) | |
| Bahasa Indonesia | 144 JP (4) | 108 JP (3) | 54 JP (3) | |
| Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan | 108 JP (3) | 72 JP (2) | - | |
| Sejarah | 72 JP (2) | 72 JP (2) | - | |
| Pilihan minimal 1: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, atau Seni Tari | 72 JP (2) | - | - | |
| Kejuruan | Matematika | 144 JP (4) | 108 JP (3) | 54 JP (3) |
| Bahasa Inggris | 72 JP (2) | 108 JP (3) | 54 JP (3) | |
| Informatika | 144 JP (4) | - | - | |
| Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial | 216 JP (6) | - | - | |
| Kejuruan | 216 JP (6) | 540 JP (15) | 306 JP (17) | |
| Projek Kreatif dan Kewirausahaan | - | 180 JP (5) | 90 JP (5) | |
| Praktik Kerja Lapangan | - | - | 792 JP (44) | |
| Mata Pelajaran Pilihan | - | 144 JP (4) | 108 JP (6) | |
| Muatan Lokal | 72 JP (2) | 72 JP (2) | 36 JP (2) |
Keterangan: angka sebelum tanda kurung menunjukkan jumlah Jam Pelajaran (JP) dalam satu tahun, sedangkan angka dalam tanda kurung menunjukkan alokasi Jam Pelajaran per minggu.
Jumlah Alokasi Waktu
Kelas X
Kelompok A + B: 1.368 JP (38)
Kelas XI
Kelompok A + B: 1.512 JP (42)
Kelas XII
Kelompok A + B: 792 JP (44)
Penguatan Karakter dan Budaya Kerja
Kelas X: 288 JP (8), Kelas XI: 144 JP (4), Kelas XII: 72 JP (4).
Muatan Kejuruan Kelas X
Muatan kejuruan pada Kelas X berisi materi dasar-dasar kejuruan untuk masing-masing program keahlian.
6 Jam per Minggu
Muatan kejuruan Kelas X dialokasikan 6 jam per minggu atau 216 jam per tahun.
Dasar-Dasar Kejuruan
Materinya berisi dasar-dasar kejuruan sesuai dengan program keahlian peserta didik.
Sistem Blok
Mata pelajaran dasar kejuruan pada Kelas X dapat dilaksanakan dengan sistem blok.
Kebutuhan Dunia Kerja
Jumlah jam dan materi dapat disesuaikan sekolah dengan kebutuhan konsentrasi keahlian berdasarkan kesepakatan dengan dunia kerja mitra SMK.
Muatan Kejuruan Kelas XI dan XII
Pada Kelas XI dan XII, mata pelajaran kejuruan berupa kelompok mata pelajaran atau konsentrasi yang terdiri atas unit-unit kompetensi pada program keahlian.
Kelas XI
Muatan kejuruan dialokasikan 15 jam per minggu atau 540 jam per tahun.
Kelas XII
Muatan kejuruan dialokasikan 17 jam per minggu atau 306 jam per tahun pada semester 5.
Sesuai Program Keahlian
Mata pelajaran konsentrasi dikembangkan oleh sekolah sesuai program keahlian dan tuntutan dunia kerja.
Sistem Blok
Mata pelajaran kejuruan Kelas XI dan XII dapat dilaksanakan dengan sistem blok.
Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Projek Kreatif dan Kewirausahaan menjadi wahana bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai melalui kegiatan pembuatan produk atau layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis.
Produk atau Layanan
Projek dapat berupa satu atau beberapa unit produk atau layanan jasa.
Dikerjakan Bersama
Produk atau layanan jasa dapat dikerjakan oleh beberapa siswa maupun secara individu.
Bernilai Ekonomis
Projek diarahkan untuk menghasilkan produk atau layanan yang kreatif dan memiliki nilai ekonomis.
Terhubung dengan Dunia Kerja
Pada tahap selanjutnya, produk atau layanan dapat berupa produk nyata yang dijual atau merupakan pesanan dari masyarakat atau dunia kerja mitra SMK.
Mata Pelajaran Pilihan
Mata Pelajaran Pilihan dipilih peserta didik berdasarkan minat dan renjana (passion) untuk pengembangan diri, baik untuk melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun bekerja pada bidangnya.
Penguatan Kompetensi
Mata pelajaran pilihan dapat berupa penguatan kompetensi yang disediakan oleh sekolah.
Lintas Konsentrasi
Mata pelajaran pilihan dapat berupa mata pelajaran kejuruan lintas konsentrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Pilihan Bidang Akademik
Contoh pilihan yang disebutkan dalam dokumen antara lain Bahasa Asing selain Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS.
Disesuaikan Sekolah
Penyelenggaraan mata pelajaran pilihan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia di sekolah, seperti guru, sarana dan prasarana, waktu, serta sumber daya lainnya.
Praktik Kerja Lapangan
Praktik Kerja Lapangan merupakan wahana pembelajaran di dunia kerja yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan penguasaan kompetensi teknis (hard skill) sesuai konsentrasi keahlian sekaligus menginternalisasi karakter dan budaya kerja (soft skill).
44 Jam per Minggu
Alokasi Praktik Kerja Lapangan pada struktur yang ditampilkan adalah 792 JP (44) pada Kelas XII Semester 2.
Pelaksanaan
Dalam struktur kurikulum, PKL tercantum pada semester 6, sedangkan pelaksanaannya dapat diselenggarakan pada semester 4 atau 5 sesuai ketentuan dan perencanaan sekolah.
Mitra Dunia Kerja
Sekolah perlu merencanakan mitra dunia kerja sebagai tempat pelaksanaan PKL serta membangun kesepakatan mengenai pekerjaan yang akan dikerjakan peserta didik.
Kompetensi dan Budaya Kerja
Dunia kerja mitra diharapkan memberikan kegiatan yang sesuai dengan program keahlian atau konsentrasi serta membimbing siswa selama pelaksanaan PKL.
Setelah PKL
Apabila PKL dilaksanakan pada semester 6, setelah PKL langsung dilakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Karakter, dan Budaya Kerja
Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Pengembangan Karakter, dan Budaya Kerja merupakan kegiatan bagi peserta didik di luar kegiatan intrakurikuler.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk projek atau blok-blok kegiatan secara periodik dan terintegrasi berdasarkan tema Profil Pelajar Pancasila, pengembangan karakter, dan budaya kerja.
Alokasi dalam Struktur
Kelas X: 288 JP (8) • Kelas XI: 144 JP (4) • Kelas XII: 72 JP (4)
Catatan
Alokasi waktu pada halaman ini mengikuti dokumen acuan yang digunakan sebagai sumber. Tanda bintang pada dokumen memiliki ketentuan khusus, antara lain mata pelajaran agama diikuti sesuai agama atau kepercayaan masing-masing, proporsi JP disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian, serta beberapa kegiatan dapat dilaksanakan menggunakan sistem blok.
Struktur dan alokasi pada tingkat satuan pendidikan dapat disesuaikan dengan program keahlian, kebutuhan sekolah, serta kesepakatan dengan dunia kerja mitra sesuai ketentuan yang berlaku.
Kurikulum SMK ISTEK Tegal
Kurikulum SMK mengintegrasikan pembelajaran umum, pembelajaran kejuruan, pengembangan karakter, budaya kerja, kewirausahaan, serta pengalaman belajar di dunia kerja.
Berkarakter, Kompeten, Adaptif, Siap Berkarya.